Rabu, 14 Juli 2010

Polakan makan sehat??? ala Saudi…


Pertama kali saya datang menginjakan kaki di jazirah arab, saya langsung disambut oleh para senior kami yang lebih dulu berjuang di medan laga (hehehehe).. mereka adalah pak Iwan, Pak budi and pak Jiro. Dan alangkah terkejutnya ketika mereka membawa hidangan setumpuk nasi yang bertaburan ayam yang mereka sebut NASI KABSAH.

Sejak saat itu saya selalu memperhatikan pola makan orang arab, ada beberapa hal yang membuat kita takjub melihat pola makan mereka dan sebaiknya tidak dijadikan acuan buat pola makan yang benar.


1. Satu porsi kabsah ( satu nampan nasi + satu buah ayam utuh +) diperuntukan untuk satu orang. Dan kalaupun ada orang melayu yang ingin menggunakan porsi makan ini sehari hari di jamin melar hanya dalam sebulan. Masih untung kalo Cuma melar..bisa-bisa keblinger hehehheee

2. Jangan berharap ada sayuran (macam sop ayam atau sayur asem) dalam setiap menu yang di sajikan di restoran arab. Dan sebagai pengganti serat mereka mengkonsumsi LABAN (semacam susu fermentasi/yogurt) yang langsung di siram kedalam nasi. (kebayang ga sih makan nasi campur susu??? Grrrrrrrr pastinya bagi yang biasa… bersiaplah untuk ENEG walaupun nantinya akan terasa ENAK kalo lagi laper.

3. Bagi pecinta sambel…. Awas jangan tertipu dengan sambel khas arab Saudi. Sebab rasa yang didapat bukanlah pedas seperti yang biasa kita rasakan melainkan rasa kecut atau rasa hambar yang mungkin agak aneh buat lidah melayu. Makanya disarankan untuk membawa sambel sendiri dari rumah (Sambel terasi atau sambel kecap buatan sendiri atau sauce sambel asli Indonesia yang biasa orang arab sebut “SUMATRA”. Karena label ini yang tertera di kemamasan sambel tersebut..

4. Yang satu ini sangatlah berbeda dengan gaya orang Indonesia. Kalo di Indonesia, kita sangat familiar dengan selogan “apapun makanannya, minumnya teh botol XXXXX” tapi kalo di Saudi, slogan yang pantes adalah “apapun makanannya, minumnya soft drink soda/cola”… minuman bersoda atau cola sudah sangat mudah di jumpai … beli kabsah with cola, beli sandwich/burger with cola..pokoke tiada hari tanpa cola… hughhh

5. Cemilan sehari-hari aneka coklat atau sweet… bentuknya imut dan rasanya semanis namanya… sangat mudah ditemukan hampir disemua took makanan di Saudi Arabia.
Pokoke masih banyak hal yang unik dan saya harap jangan ditiru… kalaupun di tiru anda sendiri yang akan menannggung resikonya. Tapi pastinya masyarakat Indonesia yang ada di jubail punya jurus jitu untuk menangkal seluruh godaan tersebut.


1. Selalu masak masakan sendiri .. dengan menu Ala…kadarnya. (Dengan alasan menghindari kegemukan atau lebih hemat dalam berbelanja hehehehe) jadi jangan heran kalo para bapak yang sudah merantau ke Saudi, begitu pulang bisa lihai memasak aneka masakan nusantara.

2. Kalaupun harus makan Kabsah pastilah dengan alasan yang sangat sulit untuk di tolak. Misalnya: makan kabsah hanya untuk menemani teman yang sedang ada acara (ditraktir.com)

3. Biasanya kalaupun harus makan kabsah sendiri, sebaiknya ajak temen untuk joint venture alias patungan..hehehehhee

Itu sebagian jurus jitu untuk menghindari kegemukan akibat Kabsah… dan tentunya banyak berolah raga dan minum air putih sebanyak-banyaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar anda di sini